Home / Teknologi / Lenovo Buka Pabrik Di Serang

Lenovo Buka Pabrik Di Serang

Lenovo Buka Pabrik Di Serang – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto resmikan sarana produksi telepon genggam (hp) dengan merk Motorola serta Lenovo di PT Tridharma Kencana (TDK), Serang, Banten.

Pabrik hp berbasiskan 4G LTE ini sudah bisa penuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sampai 34 %.

“Kami selalu mendorong supaya smartphone dapat di produksi didalam negeri. Pasar di Indonesia saja ada sekitaran 60 juta. Untuk itu, kami mengharapkan ada bonus bahan bakunya dibebaskan dari pajak agar dapat didorong manufakturingnya, ” kata Airlangga lewat info resmi, Jumat (9/6/2017).

Menperin memberikan, pabrik itu sudah memakai piranti berteknologi tinggi dan menterapkan baku serta kwalitas kontrol yg ketat, dimana systemnya dengan on-line dibawah pengawasan Motorola Mobility USA.

”Ini tunjukkan kalau Indonesia bisa meningkatkan industri tehnologi info serta komunikasi. Diluar itu, Indonesia jadi satu diantara pilihan menarik serta pas buat berinvestasi, karna adalah pasar paling besar ketiga di Asia sehabis Tiongkok serta India, ” katanya.

Hal seirama di sampaikan CEO TDK Hendryk L. Karosekali, sekarang ini pelaku manufaktur dalam negeri udah tunjukkan dapat buat piranti telekomunikasi dari beberapa yang memiliki brand hp global.

” Kemampuan produksi kami sampai 15. 000 unit perhari ini adalah satu prestasi yg dapat membanggakan industri telematika di Indonesia, ” katanya.

Hendryk menginginkan, pentingnya kolaborasi industri hulu serta hilir di bidang telekomunikasi, dan regulasi yg tegas supaya kesibukan pembuatan hp didalam negeri dapat jalan lancar, sesuai sama koridor yg udah diputuskan.

“Dengan semakin konsistennya ketentuan TKDN manufaktur ini, automatis mengerek perekonomian rakyat terutama orang-orang sekitaran pabrik. Serta, pastinya industri smartphone semakin tumbuh serta berkembang, ” terangnya.

Menperin menyatakan, pihaknya aktif mendorong penambahan investasi dan tumbuhnya bidang industri telekomunikasi, informatika serta komunikasi didalam negeri. Langkah ini diperkuat malalui kebijakan Ketentuan Menteri Perindustrian Nomor 65 Th. 2016 terkait Ketetapan serta Tata Langkah Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Product Telepon Seluler, Computer Genggam (Handheld), serta Computer Tablet.

“Untuk capai tujuan itu, pastinya butuh support serta kerja sama yg baik pada pemerintah dengan pelaku usaha jadi bisa membuat iklim investasi yg aman, ” katanya.

Kemenperin mencatat, industri telekomunikasi serta informatika (telematika) dalam negeri alami perkembangan penting. Sampai th. 2016, ada 23 electronics manufacturing service (EMS), 42 merk serta 37 yang memiliki merk baik global ataupun nasional, dengan keseluruhan nilai investasi sebesar Rp 7 triliun serta menyerap tenaga kerja sejumlah 13. 000 orang.

“Produk lokal jadi kebolehan kita dalam persaingan. Ini adalah prinsip Indonesia menjadi basis ekspor ke ASEAN. Terlebih, Indonesia 1/2 sendiri dari ASEAN, ” katanya.

About admin