Home / berita umum / Melihat Kerajinan Unik Turun-temurun dari Anyaman Bambu di Lamongan

Melihat Kerajinan Unik Turun-temurun dari Anyaman Bambu di Lamongan

Melihat Kerajinan Unik Turun-temurun dari Anyaman Bambu di Lamongan – Di tangan Asan Susanto, anyaman bambu yang sebelumnya cuma jadi caping (topi petani) serta kipas, sekarang beralih lebih menarik. Oleh Asan, anyaman-anyaman bambu itu jadikan hiasan meja berbentuk burung merak, ayam, bermacam tas, kap lampu, caping berlukis dan kipas angin bermotif.

“Saya cuma melanjutkan pengetahuan dari beberapa orang tua saya dahulu dengan membuat lebih memiliki nilai jual tambah tinggi,” kata Asan, Jumat (28/12/2018).

Masyarakat Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi ini mengakui telah sekian tahun menekuni usaha kerajinan memiliki bahan basic bambu ini. Akan tetapi dia berusaha merubah mode hasil karyanya sama dengan perubahan jaman. Bahkan juga sampai sekarang ini, Asan telah menghasilkan sekurang-kurangnya 20 type produk memiliki bahan basic bambu.

“Tetap ada pergantian serta perubahan, dari hanya sekedar kerajinan tangan biasa jadi bentuk yang lebih berseni serta ikuti perubahan dunia moderen,” katanya.

Untuk bahan bakunya, yakni bambu apus, Asan mengakui mendatangkannya langsung dari daerah Nganjuk serta Ngawi sebab kualitas bambunya yang begitu baik.

“Untuk hiasan burung merak ini seharga Rp. 300 ribu, hiasan ayam bekisar Rp. 200 ribu sampai kipas bambu yang cuma belasan ribu,” papar Asan.

Menurut Asan, hasil kerajinan bambu yang dibuatnya bukan sekedar di jual di lokasi Lamongan saja, tapi ikut ke banyak daerah di Jawa timur serta lokasi lainnya di Indonesia, termasuk juga luar pulau Jawa.

Tidak cuma itu, untuk mengembangkan sayap usaha UKM ini, Asan ikut lakukan jaringan dengan sama-sama aktor UKM sekedar untuk share pengetahuan serta info.

Asan ikut tidak pelit pengetahuan. Dia menularkan ilmunya pada masyarakat Desa Sukolilo serta membina masyarakat desanya untuk meningkatkan produk ini.

“Kami membuat Grup Usaha Bersama dengan di desa ini untuk bersama meningkatkan bambu serta anyaman bambunya supaya lebih terkenal,” katanya.

Salah satunya konsumen dari Bojonegoro, Rika mengakui jauh-jauh hadir sebab tahu dari sosial media serta terasa tertarik dengan design kerajinan tangan dari bambu ini. Rika menyebutkan, kerajinan tangan ciptaan Asan ini unik serta murah.

About admin