Home / berita umum / Pelaku Perampasan HP di Terminal Pulogadung Bermodus Tawarkan Tumpangan

Pelaku Perampasan HP di Terminal Pulogadung Bermodus Tawarkan Tumpangan

Pelaku Perampasan HP di Terminal Pulogadung Bermodus Tawarkan Tumpangan – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya tangkap dua aktor perampasan telephone seluler yang berlaga di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Aktor, Junaidi serta Hendra, berpura-pura berikan tumpangan terhadap korban.

” Terjadi tanggal 10 April di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur, disana ada pelapor yang kehilangan HP. HP itu dirampas, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono terhadap wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/4/2019) .

Argo menuturkan beberapa aktor ini biasa berlaga di Terminal Pulogadung dengan membidik korban yang baru turun dari bus. Beberapa aktor berpura-pura tawarkan tumpangan terhadap korban yang kelihatan kebingungan.

” Dalam menawarkan itu, aktor pun tidak langsung menyerah saat tidak diterima, tetapi selalu dipepet. Korban jalan ke manakah dipepet selalu, temannya ini pula ada. Tidak ngerubung sich, tetapi ada, ” katanya.

Korban yang kebingungan ini selanjutnya digiring aktor ke tempat yang sepi. Sesudah sampai di tempat sepi, satu diantaranya aktor bakal menodongkan pisau serta mengharap beberapa barang korban.

” Andilnya ada tiga orang ngajak bercakap serta nawarin, ia menyorong serta mengarahkan korban buat jalan ke tempat sepi. Seusai pada tempat sepi, kelak dari rekan beda yang di belakangnya bakal todongkan sajam atau pisau langsung ke perut korban. Ia bakal ungkapkan ‘serahkan HP atau mungkin tidak, dompet atau tidak’. Seusai diserahkan, mereka pergi, ” tukasnya.

Bahkan juga beberapa aktor tak kan enggan melukai korban yang menantang. Beberapa aktor ini mengakui telah beberapa puluh kali lakukan laganya dengan modus sama.

” Berdasarkan penjelasan terduga, ada sekian banyak korban yang tidak ingin kasih HP serta dilukai pisau, lebih dari 20 kali lakukan, ” ucapnya.

Ke-2 aktor lakukan laganya bersama-sama delapan aktor yang lain yang masihlah DPO. Ke-2 aktor dikenai Klausal 365 KUHP mengenai pencurian dengan kekerasan.

About admin