Home / INTERNASIONAL / Pertemuan Antiterorisme Dapat Di Gelar

Pertemuan Antiterorisme Dapat Di Gelar

Pertemuan Antiterorisme Dapat Di Gelar – Serangan di Burkina Faso bukan cuma berjalan di Kedutaan Prancis, tapi juga di markas besar militer negara Afrika Barat itu. Keseluruhan beberapa puluh orang tewas dalam serangan kembar itu.

Pemerintah Burkina Faso menjelaskan, serangan di markas militer sebagai bom mobil bunuh diri. Pertemuan antiterorisme dapat di gelar di tempat peluang sebagai sasaran serangan.

Menteri Keamanan Clement Sawadogo mengemukakan delapan tentara termasuk juga pada korban tewas dalam serangan kembar itu. Delapan penyerang juga tewas ditembak.

” Kendaraan dipenuhi bahan peledak serta membuat rusaknya besar, ” papar Sawadogo seperti ditulis kantor berita AFP, Sabtu (3/3/2018) seraya mengimbuhkan bahwa itu sebagai serangan bunuh diri.

Jumlah tentunya korban jiwa belum juga di ketahui. Menurut sumber-sumber, sekurang-kurangnya 28 orang tewas dalam serangan di markas besar militer saja. Sumber pemerintah Prancis menjelaskan tiada warga negara Prancis yg tewas dalam serangan. Kondisi di Ouagadougou, ibu kota Burkina Faso waktu ini udah terlewati.

Momen ini diawali waktu penembakan berjalan di Ouagadougou. Beberapa saksi mata mengemukakan, lima pria bersenjata keluar dari suatu mobil serta segera menembaki banyak pejalan kaki, sebelum saat menghadap ke Kedutaan Prancis. Di saat bertepatan, bom meledak di dekat markas besar militer Burkina Faso serta pusat kebudayaan Prancis, lebih kurang 1 km. dari tempat serangan penembakan.

Sawadogo mengemukakan, pertemuan pasukan antiterorisme regional G5 Sahel harusnya dapat di gelar di markas besar militer itu. ” Barangkali itu targetnya. Kami belum juga tahu waktu ini. Bagaimanapun tempat itu nyata-nyata hancur akibatnya ledakan, ” ujar Sawadogo.

About admin