Home / berita umum / Presiden Jokowi Diminta Untuk Menghapus Hukuman Pidana Mati

Presiden Jokowi Diminta Untuk Menghapus Hukuman Pidana Mati

Seperti yang diketahui, bahwa saat ini hukum negara di Indonesia memang sudah menerapkan hukuman mati bagi terpidana yang berat. Terakhir, Jokowi selaku presiden Indonesia sudah melangsungkan hukuman mati kepada beberapa terpidana kasus narkoba. Yang mana hal ini mendapat kecaman dari sejumlah kalangan.

Bapak Presiden pun kini diminta untuk menyudahi hukuman mati dalam sistem hukum pidana di RI. Permintaan itu datang jelang perayaan Hari Anti Hukuman Mati Internasional tanggal 10 Oktober menesok datang.

“Hukuman paling sangat tak berperi kemanusiaan dalam sejarah manusia, dan saat ini Indonesia masih melakukan,” ujar Anggara selaku peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), pada sesi diskusi, di Jakpus, hari Kamis kemarin. Anggara menyatakan, sekarang ini semakim banyak negara di belahan dunia yang menghapus hukuman mati tersebut dalam sistem hukum mereka. Akan tetapi, ia menilai hal itu amat kontras dengan situasi di Indonesia yang masih menjalankan hukuman mati.

Dalam buku Koalisi Indonesia Anti Hukuman Mati, tercatat ada 14 terpidana yang sudah dieksekusi mati pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi. Semua terpidana mati itu terpidana kasus narkoba. Eksekusi part I dilangsungkan taggal 18 Januari 2015 lalu kepada enam terpidana yang keseluruhannya semua warga negara asing.

About admin