Home / wanita / Pria Duda Lebih Menarik Daripada Pria Lajang

Pria Duda Lebih Menarik Daripada Pria Lajang

Pria Duda Lebih Menarik Daripada Pria Lajang – Meski merajut hubungan dengan seseorang duda di kira lebih rumit dibanding dengan pria lajang, namun kenyataannya duda memiliki daya tarik sendiri di mata wanita.

Salah satu keunggulan seseorang duda yaitu lebih masak dan siap di ajak menikah. Apalagi, wanita pada intinya lebih cepat dewasa di banding pria, jadi mereka bakal mencari pria yang di kira tidak bakal mengulangi kekeliruannya 2 x.

Nah, mengetahui apa sajakah keunggulan seseorang duda :

Miliki pengalaman dalam komitmen

Rata-rata perceraian terjadi setelah umur pernikahan 8 th.. Seseorang pria yang sempat menekuni pernikahan selama delapan th. tunjukkan sekurang-kurangnya ia memiliki prinsip untuk bertahan. Untuk beberapa wanita, hal semacam ini juga bermakna pria itu layak memperoleh peluang ke-2.

Lebih pandai berkomunikasi

Pria yang sudah akhiri pernikahannya mungkin lebih baik dalam berkomunikasi. Temuan dari National Institutes of Health (NIH) yang dilakukan mulai sejak 1986 sampai 2002 yang dilakukan pada 373 pasangan temukan, kalau beberapa besar pria dan wanita yang sempat bercerai dan menikah kembali, condong lebih mudah mengungkap perasaannya dan memiliki ikut merasakan semakin besar pada pasangan.

Punya kebiasaan hadapi perseteruan

Dalam studi NIH yang sama mengatakan, pasangan yang sempat bercerai biasanya bakal memiliki hubungan yang lebih kuat pada hubungan keduanya. Mereka mengerti kalau perseteruan yaitu hal yang normal dan miliki pilihan kalau setiap perseteruan dapat di kerjakan dengan beragam cara tanpa ada menuruti emosi. Kecerdasan emosional sesuai sama itu yang dikehendaki beberapa wanita.

Lebih menjaga badannya
Ketika pria menikah, berat tubuh mereka condong naik. Sesaat setelah bercerai berat tubuh mereka turun. Sebuah riset yang dilakukan pada 9. 000 pria temukan, pria yang bercerai memiliki motivasi lebih tinggi untuk tetaplah bugar dan melindungi penampilannya manfaat temukan pasangan baru.

Mungkin lebih dewasa

Mulai sejak th. 2012, tingkat perceraian terpuncak berada diantara umur 25 – 29, dan 30-34. Itu memperlihatkan kalau mereka sudah melalui krisis kronis baya dan umur itu cukup masak untuk seseorang lelaki. Beberapa studi juga mengemukakan, pria-pria dengan umur sesuai sama itu memiliki lebih beberapa sumber keuangan dan condong tidak merubah hidup mereka dengan drastis.

Sanggup menjaga anak-anaknya

Seseorang duda acap kali telah memiliki anak dan ini dapat tunjukkan ia pria yang arsip. Semua orang, pria atau wanita, biasanya mencari pasangan yang arsip. Sebuah riset juga tunjukkan, wanita tertarik pada pria dengan testosteron lebih tinggi dalam periode pendek dan pria dengan kebolehan menjaga anak untuk hubungan periode panjang.

Tidak yakin dengan ” the one “

Rencana pasangan jiwa atau ” the one ” nyatanya tidak sekali lagi dipercayai beberapa duda. Fondasi untuk pernikahan yang kuat yaitu mencari pasangan yang tepat dan kita pun harus jadi orang yang tepat. Terkadang diperlukan trial and error untuk menemukannya. Namun, umumnya pria yang sempat tidak berhasil dalam pernikahan bakal berhenti mencari ” Ms. Right ” dan menginvestasikan saatnya untuk mencari wanita yang dapat membuatnya bahagia dan sharing ketertarikan yang sama.

About admin